KabarJambi.com

Kabar Jambi, Cepat, Jelas, Terpercaya

Kota Jambi Cetak Sejarah! Raih IGA 2025 Empat Tahun Beruntun sebagai Kota Sangat Inovatif

Kota Jambi

markotorres.com – Pemerintah Kota Jambi kembali menorehkan prestasi dengan meraih Innovative Government Award (IGA) 2025. Penghargaan ini menegaskan komitmen Kota Jambi dalam menghadirkan berbagai inovasi nyata dalam pelayanan dan pembangunan. Gelar Kota Sangat Inovatif yang diraih tahun ini juga memperkuat posisi Jambi sebagai daerah yang mampu menjadi contoh bagi wilayah lain.

Read More : Waspada Banjir, Bupati Muaro Jambi Imbau Warga Jauhi Bantaran Sungai Batanghari

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta, Rabu (10/12/2025). Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M hadir langsung menerima piagam dari Kementerian Dalam Negeri sebagai simbol keberhasilan inovasi pemerintah daerah.

Empat Tahun Berturut-turut Meraih IGA, Konsistensi yang Tidak Main-main

Dengan diraihnya penghargaan tahun ini, Pemkot Jambi kini resmi mencatatkan prestasi mengesankan, empat kali berturut-turut meraih IGA sejak 2022 hingga 2025. Tidak hanya itu, Kota Jambi juga menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Jambi yang mampu mempertahankan capaian ini tiap tahun. Konsistensi tersebut menjadi bukti nyata bahwa inovasi bukan sekadar jargon, tetapi budaya yang benar-benar hidup dalam pemerintahan Kota Jambi.

Wali Kota Maulana mengungkapkan rasa syukurnya setelah menerima penghargaan. “Alhamdulillah, pada IGA Tahun 2025 ini Pemkot Jambi mendapatkan penghargaan dengan predikat Kota Sangat Inovatif,” ujarnya dengan penuh rasa bangga. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintahan.

Baca juga: Liburan Natal dan Tahun Baru 2026, Trafik Data XLSMART Naik Signifikan

Inovasi dari Setiap OPD, Strategi Pemkot Jambi Menjaga Produktivitas

Maulana menegaskan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wajib membuat inovasi. Setidaknya satu inovasi harus lahir dari setiap OPD. Inovasi itu tidak berhenti di satu tahun saja. Program tersebut harus terus dikembangkan. Kebijakan ini menjadi penggerak perubahan di lingkungan Pemkot Jambi. Tujuannya agar tidak ada unit kerja yang tertinggal. Semua OPD didorong untuk terus berbenah.

Inovasi juga hadir di berbagai layanan. Mulai dari layanan kesehatan hingga perizinan. Dari tingkat kecamatan sampai kelurahan. Semua diarahkan agar pelayanan semakin cepat dan efisien. Pendekatan yang lebih humanis juga menjadi perhatian utama. Maulana berharap prestasi ini menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran pemerintah kota. Ia ingin semangat inovasi terus hidup di semua lini pelayanan.

Ia menyampaikan harapannya secara langsung. Semangat inovasi harus hadir di kelurahan dan kecamatan. OPD juga diharapkan terus berbenah. Puskesmas dan rumah sakit pun diminta melakukan hal yang sama. Tujuannya jelas. Memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Harapan itu sejalan dengan visi besar Kota Jambi. Pemerintah ingin mewujudkan Kota Jambi Bahagia. Sebuah kota dengan pelayanan publik yang nyaman. Kota yang mampu memberi kepuasan bagi warganya.

Proses Seleksi IGA yang Ketat, Bukti bahwa Prestasi ini Tidak Diraih Secara Instan

Penghargaan IGA bukan sekadar penghargaan biasa. Setiap daerah harus melewati proses seleksi yang cukup ketat. Tahap awal dimulai dari penjaringan inovasi daerah yang jumlahnya mencapai 36.742 inovasi.

Setelah itu, tim ahli dari Universitas Indonesia dan Universitas Hasanuddin melakukan verifikasi akademik. Proses kemudian berlanjut ke tahap presentasi kepala daerah. Selanjutnya dilakukan validasi lapangan sebelum akhirnya diputuskan melalui sidang pleno.

IGA sendiri menjadi instrumen penting untuk mendorong inovasi daerah di seluruh Indonesia. Selain sebagai bentuk apresiasi, hasil penilaian juga menjadi dasar pemberian insentif fiskal dari pemerintah pusat. Artinya, inovasi daerah bisa berdampak langsung pada dukungan pendanaan yang diterima.