markotorres.com – Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, geliat persiapan mulai terasa di berbagai wilayah, termasuk Jambi. Di saat sebagian masyarakat sudah sibuk merencanakan perjalanan, Ditlantas Polda Jambi justru tancap gas lebih dulu.
Read More : Infrastruktur! Pemprov Jambi Prioritaskan Anggaran 2026 Untuk Pembangunan Jalur Kereta Api Jambi-palembang!
Mereka, bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi, turun langsung menyisir kondisi jalan di sepanjang Jalur Lintas Batanghari hingga Sarolangun, jalur vital yang bakal jadi nadi pergerakan masyarakat pada puncak libur Nataru.
Langkah ini bukan sekadar formalitas. Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, setiap lubang, retakan, ataupun ruas yang licin bisa berubah jadi ancaman. Karena itu, tim gabungan mulai menggelar pengecekan intensif untuk memastikan jalur utama menuju wilayah tengah dan selatan Jambi benar-benar siap menampung ribuan kendaraan.
Pengecekan Lapangan yang Lebih Detail dan Menyeluruh
Pengecekan yang dilakukan pada Rabu (10/12/2025) tersebut menyisir jalur panjang hingga wilayah Singkut. Tak hanya aparat Ditlantas Polda Jambi, kegiatan ini juga melibatkan personel Satlantas Polres Batanghari dan Sarolangun, sehingga pemetaan kerawanan bisa dilakukan lebih akurat.
Tim tak hanya menilai kondisi fisik jalan secara kasat mata. Mereka menandai titik-titik yang rawan kecelakaan, ruas yang rentan tergenang saat hujan, hingga area yang butuh penambahan rambu atau penerangan. Koordinasi juga dilakukan untuk memastikan perbaikan ringan dapat diselesaikan segera, sementara perbaikan berat masuk prioritas jelang puncak arus liburan.
Apa yang dilakukan ini menunjukkan bahwa pengawasan infrastruktur tak boleh menunggu laporan atau keluhan pengguna jalan. Langkah proaktif jauh lebih efektif, apalagi saat volume kendaraan diprediksi meningkat drastis pada minggu terakhir Desember.
Fokus pada Keamanan dan Kelancaran Arus Lalu Lintas
Dirlantas Polda Jambi, Kombes Pol Adi Benny Cahyono, melalui Kasubdit Kamsel Kompol Dr. Novrizal, menegaskan bahwa survei tersebut memegang peran penting dalam memetakan potensi gangguan keselamatan (Kamseltibcar Lantas). Data yang dikumpulkan di lapangan akan menjadi dasar penyusunan strategi keamanan dan kelancaran arus sebelum Operasi Lilin 2025 dimulai.
Survei ini juga memastikan bahwa setiap instansi terkait bergerak selarasโkepolisian memaksimalkan penjagaan dan rekayasa lalu lintas, sementara BPJN memprioritaskan perbaikan dan pemulusan jalur. Sinergi seperti ini sangat dibutuhkan agar masyarakat dapat melintasi jalur utama tanpa hambatan berarti.
Harapan untuk Arus Libur yang Lebih Aman
Dengan berbagai langkah yang dilakukan Polda Jambi dan BPJN, harapannya arus libur Nataru tahun ini bisa berlangsung tanpa kendala berarti. Upaya antisipatif seperti ini menjadi bukti bahwa keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama. Pengecekan, pemetaan risiko, hingga percepatan perbaikan adalah bagian dari komitmen besar memastikan masyarakat dapat bepergian dengan tenang.
Sekarang, tinggal bagaimana kesadaran pengendara ikut mendukung upaya tersebut, mengemudi dengan bijak, menjaga kondisi kendaraan, serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Dengan kolaborasi semua pihak, libur Nataru bukan hanya soal kemeriahan, tapi juga keselamatan yang terjaga dari awal hingga akhir perjalanan.
































